Kenaikan Isa Almasih

Latar belakang Peringatan Kenaikan Isa Almasih

Peristiwa kenaikan Isa Almasih (Yesus Kristus) secara jelas dituliskan di dalam Alkitab, tepatnya di dalam Injil Lukas. Rangkaian peristiwanya dimulai dengan pengorbanan dan kematian Yesus Kristus di kayu salib untuk membebaskan manusia dari dosa dan maut.

Setelah mati di kayu salib, Yesus dikuburkan di kuburan yang baru. Pada hari ketiga, kubur Yesus kosong karena Ia telah dibangkitkan dari antara orang mati. Yesus Kristus juga menunjukkan diri-Nya kepada Ibu Maria dan para muridnya. Peristiwa kebangkitan Yesus Kristus ini juga dikenal sebagai peristiwa Paskah. Kemudian dikisahkan Yesus dan para murid-Nya pergi ke Bukit Zaitun. Di sana, Yesus berjanji kepada mereka bahwa Ia akan datang untuk kedua kalinya.

Perayaan kenaikan isa almasih sebagai hari libur nasional

Kenaikan Isa Almasih (Yesus Kristus) adalah peristiwa yang terjadi 40 hari setelah Kebangkitan Yesus. Disaksikan oleh para murid-Nya, Yesus Kristus di Bukit Zaitun diangkat ke Surga kemudian menghilang dari pandangan setelah diselimuti awan. Semua pengikutnya sujud dan menyembah dia. Kemudian mereka kembali ke rumah dengan penuh sukacita, seperti yang tertulis dalam Perjanjian Baru di dalam Alkitab Kristen.

Percakapan terakhir sebelum kenaikan

Kitab Kisah Para Rasul mencatat secara lebih rinci percakapan antara Yesus dan murid-muridnya yang mengarah pada kenaikan Isa Almasih. Murid-murid Yesus digambarkan masih belum sepenuhnya memahami makna dari semua peristiwa yang mereka alami. Banyak dari mereka masih berharap bahwa Yesus akan memulihkan kerajaan Daud yang jatuh setelah dikalahkan oleh kerajaan Babilonia. Tetapi Yesus memiliki misi lain yang bukan dari dunia. Ia memberi tahu murid-muridnya: “Kamu tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang telah ditetapkan oleh Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu dan kamu akan menjadi saksi-Ku. di Yerusalem dan di seluruh dunia, Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Setelah meninggalkan pesan, tertulis bahwa Yesus diangkat ke surga, disaksikan oleh para muridnya. Peristiwa ini lantas mengejutkan mereka., tetapi dua malaikat Tuhan muncul dan mengingatkan mereka akan pesan yang telah Yesus berikan kepada mereka.

Selama 40 hari setelah kebangkitan-Nya pada hari Minggu (yaitu 3 hari setelah kematian-Nya di kayu salib), Yesus menunjukkan diri-Nya kepada para murid dan dengan banyak tanda para murid-Nya percaya kalau Yesus benar-benar hidup. Yesus pun berulang kali datang dan mengingatkan mereka tentang Kerajaan Allah. Pada hari kenaikan Isa Almasih, ketika Ia makan bersama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di sana menunggu janji Bapa. Yesus pun berkata, “Kamu mendengar dari-Ku. Karena Yohanes membaptis dengan air, tetapi segera kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.”

Rangkaian peristiwa yang telah diuraikan di atas akhirnya yang melandasi ditetapkannya hari kenaikan yesus kristus sebagai salah satu hari libur nasional. Hal ini untuk menghormati para pemeluk agama kristen, mengingat di Indonesia jumlah rakyat yang menganut agama kristen cukup banyak.